Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengembangan LKPD Elektronik Berbasis Proyek

contoh judul skripsi pendidikin kimia 

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Proyek pada Materi Termokimia di Kelas XI 


 

Universitas Jambi 2020

 

BAB I 

PENDAHULUAN 

 

1.1 Latar Belakang Masalah 

Saat ini pembelajaran yang baik bukan soal penyampaian materi belajar saja, namun bagaimana penyampaian pemahaman terhadap peserta didik. Pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran di sekolah, salah satunya dipengaruhi oleh kualitas bahan ajar. Salah satu bahan ajar yang digunakan adalah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Lembar Kerja Peserta Didik merupakan sarana kegiatan pembelajaran yang dapat membantu mempermudah pemahaman terhadap materi yang dipelajari. Pengertian LKPD menurut Prastowo (2011) juga menyatakan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik merupakan salah satu bahan ajar cetak berupa lembar-lembar kertas yang berisi materi, ringkasan, dan petunjuk- petunjuk pelaksanaan tugas pembelajaran yang harus dikerjakan peserta didik, yang mengacu pada kompetensi dasar dan indikator yang harus dicapai. 

Lembar Kerja Peserta Didik diperlukan dalam proses pembelajaran karena dapat memancing peserta didik terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, membantu peserta didik dalam mengembangkan konsep, melatih peserta didik menemukan dan mengembangkan keterampilan proses, melatih peserta didik untuk memecahkan masalah dan berpikir kritis, dan mempercepat proses pembelajaran. 

LKPD yang digunakan disekolah disajikan dalam bentuk cetakan atau buku. Seiring perkembangan teknologi, mulai dilakukan pengembangan LKPD baik dari segi bentuk, tampilan, maupun susunan materi yang disajikan dalam bentuk digital yang dapat dioperasionalkan melalui komputer, handphone maupun smartphone. 

Terkait dengan pengoperasionalan dan pengembangan LKPD baik dari segi bentuk, tampilan, maupun susunan materi telah banyak dilakukan pengembangan LKPD oleh : Wijayanti (2015), mengenai pengembangan LKPD sebagai media pembelajaran yang memuat banyak latihan soal, menyusun materi dari yang umum ke khusus. Hasil dari pengembangan LKPD ini adalah peserta didik lebih mudah dalam memadukan antara sisi hafalan dan hitungan dalam materi stokiometri; Ernawati (2014), mengenai pengembangan LKPD dengan melakukan praktikum sehingga peserta didik dapat menuangkan ide-ide yang mereka peroleh dari pengamatan mereka dilaboratorium. Hasil dari pengembangan LKPD ini adalah hasil belajar peserta didik telah mencapai KKM terutama nilai psikomotor peserta didik. 

Pratama (2016) juga mengembangkan LKPD yang disajikan secara elektronik dengan menggunakan sofwere 3D pageflip. Hasil dari pengembangan LKPD elektronik ini adalah peserta didik lebih termotivasi belajar mandiri, dan memperdalam pemahaman konsep melalui latihan dan evaluasi yang langsung bisa diisi didalamnya. 

Dari segi pendekatan, Assalma (2013) mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan berwawasan salingtemas, mengembangkan LKPD dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan situasi nyata yang telah terjadi disekitar peserta didik dan berisikan kegiatan eksploratif. 

Hasil dari pengembangan LKPD oleh Assalma yaitu dapat meningkatkan efektifitas dalam proses pembelajaran. Hasil pengembangan-pengembangan LKPD di atas, dapat dikemukakan bahwa telah dilakukan pengembangan LKPD baik dari segi tampilan, susunan materi, maupun penyajian dari LKPD. Pengembangan ini sangat berdampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah karena dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik baik dalam ranah kognitif, afektif maupun psikomotor. 

Hasil observasi di tiga sekolah menengah atas di Jambi yaitu SMAN 2, SMAN 7, dan SMAN 11 Kota Jambi diperoleh informasi bahwa dalam proses pembelajaran di sekolah bahan ajar yang digunakan guru berupa buku dan lembar kerja peserta didik. 

Dalam proses pembelajaran, dalam penyelesaian tugas, peserta didik banyak menggunakan internet melalui handphone, karena sebagian besar peserta didik disekolah memiliki handphone. Sedangkan untuk keterpakaian buku pelajaran dan lembar kerja peserta didik kurang efektif karena peserta didik malas membawa bahkan mereka tidak memiliki buku pelajaran tersebut. Selain itu di tiga sekolah ini, memiliki fasilitas yang cukup memadai yaitu fasilitas sarana dan prasarana pendukung seperti ICT yang memadai seperti komputer, LCD, dan jaringan internet, namun pemanfaatan media tersebut belum maksimal. 

Salah satu materi pelajaran kimia SMA kelas XI adalah termokimia. Kompetensi dasar pada materi termokimia terdapat beberapa sub materi seperti reaksi eksoterm, endoterm, hukum hess dan energi ikatan yang dalam pemahamannya harus dilakukan praktikum. Hasil survei tiga sekolah itu, menyatakan bahwa pada materi termokimia peserta didik masih sulit dalam memahami materi, hal ini terlihat dari hasil belajar peserta didik yang rendah pada materi ini yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kurangnya bahan ajar, tidak adanya lembar kerja peserta didik dalam mengerjakan tugas-tugas, dan hanya beberapa materi saja yang dilakukan praktikum. 

Berdasarkan observasi di tiga sekolah dan hasil wawancara guru, peneliti memilih untuk melakukan penelitian disalah satu dari ketiga sekolah tersebut yaitu di SMA N 7 Kota Jambi. SMA ini dipilih karena pada kelas XI bahan ajar yang digunakan oleh guru hanyalah buku paket saja, dan belum adanya LKPD dalam proses pembelajaran. Selain itu, ketersediaan buku paket di sekolah juga hanya sedikit tidak sesuai dengan jumlah peserta didik di sekolah tersebut. Buku paket ini juga hanya bisa dipinjam pada saat jam pelajaran berlangsung, sehingga peserta didik sulit untuk memahami materi karena kurangnya sumber belajar dan tidak adanya lembar kerja peserta didik. 

Berdasarkan hasil observasi pada keadaan di sekolah, peneliti memanfaatkan keadaan untuk mengembangkan LKPD elektronik berbasis proyek pada materi termokimia. Pada LKPD ini lebih mengembangkan LKPD dari segi penyajiannya yang lebih menarik dan mudah dipahami yaitu dapat digunakan melalui handphone peserta didik. Selain itu peneliti mengembangkan proyek dalam materi termokimia, karena pada materi ini terdapat sub materi yang dapat diproyekkan. Dengan adanya proyek ini peserta didik dituntut bekerja dan peserta didik dapat mengkonstruk sendiri ilmu dari proyek yang mereka kerjakan. 

LKPD elektronik berbasis proyek ini dapat mengatasi keterbatasan waktu belajar di sekolah karena peserta didik harus merancang sendiri dan mengerjakan proyek tersebut di rumah. Peran guru sebagai pengawas dan pengontrol peserta didik dalam proses pembelajaran dapat dicapai dengan cara peserta didik harus membuat video mengenai proyek yang dikerjakan di rumah. Sehingga ketika proses pembelajaran disekolah peserta didik hanya mempresentasikan dan mendiskusikan hasil dari proyek yang mereka kerjakan. Hal ini akan membuat waktu pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. 

Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Proyek pada Materi Termokimia di Kelas XI” . 

 

1.2 Rumusan Masalah 

Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang akan diteliti dapat dikemukakan sebagai berikut: 

  1. Bagaimana prosedur pengembangan lembar kerja peserta didik elektronik berbasis proyek untuk materi termokimia di kelas XI ? 
  2. Bagaimana respon guru dan peserta didik terhadap lembar kerja peserta didik elektronik berbasis proyek untuk materi termokimia di kelas XI ? 

 

1.3 Batasan Pengembangan 

  1. Penelitian ini terfokus pada pendapat ahli untuk mengetahui kelayakan produk. 
  2. Dalam penerapannya, produk LKPD elektronik ini hanya mengetahui respon guru dan peserta didik terhadap LKPD elektronik menggunakan desain 4D hanya samapai tahap development pada uji coba kelompok besar. 

 

1.4 Tujuan Pengembangan 

Adapun tujuan dari pengembangan ini adalah : 

  1. Mendeskripsikan prosedur pengembangan lembar kerja peserta didik elektronik berbasis proyek pada materi termokimia 
  2. Mengetahui respon guru dan peserta didik terhadap lembar kerja peserta didik elektronik berbasis proyek pada materi termokimia di kelas XI 

 

 

1.5 spesifikasi produk : 

Produk yang dihasilkan berupa LKPD elektronik menggunakan sofwer 3D pageflip professional yang memiliki spesifikasi produk sebagai berikut :

  1. Berbasis proyek khusus untuk materi termokimia 
  2. Proyek tersebut dalam bentuk tugas dan dikerjakan diluar jam pelajaran 
  3. Alat dan bahan yang diperlukan untuk mengerjakan proyek mudah ditemukan dilingkungan sekitar 
  4. LKPD dapat dioperasionalkan melalui smartphone/handphone 

 

1.6 Manfaat Pengembangan 

Manfaat dari penelitian ini diantaranya yaitu sebagai berikut: 

1. Bagi Guru 

a. Meningkatkan proses pembelajaran yang dilakukannya. 

b. Menambah pengetahuan tentang media pembelajaran yang efektif untuk digunakan pada proses belajar mengajar. 

2. Bagi Peserta Didik 

a. Meningkatkan hasil belajar peserta didik. 

b. Menumbuhkan semangat belajar yang terkadang kurang karena proses pembelajaran yang monoton. 

c. Meningkatkan penguasaan materi yang diberikan guru. 

3. Bagi Sekolah 

a. Media pembelajaran dapat digunakan bagi peningkatan prestasi peserta didik. 

b. Dapat dijadikan acuan bagi pembelajaran lainnya. 

 4. Bagi Peneliti 

a. Meningkatkan kreativitasnya dalam proses pengembangan media pembelajaran. 

b. Memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran dan ilmu pengetahuan.

 

1.7 Definisi Operasional 

  1. LKPD elektronik merupakan lembar kerja yang berisi materi dan langkah kerja peserta didik dan dapat dioperasionalkan melalui smartphone/handphone serta digunakan peserta didik untuk mengerjakan tugas, menemukan konsep dan panduan belajar secara mandiri. 
  2. Pembelajaran berbasis proyek merupakan pembelajaran dimana peserta didik dituntut untuk merancang dan mengerjakan proyek secara mandiri berdasarkan konsep yang mereka ketahui sebagai bentuk penyelesaian tugas untuk mencapai tujuan pembelajaran baik pada ranah kognitif, afektif maupun psikomotor. 
  3. Termokimia merupakan materi kimia yang didalamnya terdapat konsep, perhitungan maupun proyek dimana di dalam materi ini mempelajari perubahan kalor atau adanya energi yang menyertai reaksi kimia baik reaksi eksoterm maupun endoterm, hukum hess maupun perubahan entalpi reaksi. 

 

Terimakasih teleh membaca salah satu contoh judul skripsi pendidikin kimia dengan judul Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Proyek pada Materi Termokimia di Kelas XI ini, semoga contoh skripsi kimia ini bisa bermanfaat. Untuk pemesanan artikel, makalah, atau skripsi secara gratis bisa anda kontak admin web pintu dunia pada contact Us web ini. Thanks