Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waktu Koagulasi Darah

Laporan praktikum Waktu Koagulasi Darah di Lab IPA Universitas Jambi ini kami susun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Perkembangan Hewan. Semoga laporan praktikum lengkap tentang pembekuan darah ini bisa menjadi salah satu referensi anda yang sedang melaksanakan praktikum.

Judul Praktikum : Waktu Koagulasi Darah

HARI/TANGGAL : Kamis / 10 April 2008 

TUJUAN : Untuk memahami proses pembekuan darah (koagulasi darah) dan menentukan lamanya waktu pembekuan darah manusia. 

LANDASAN TEORI: 

Kita pahami bersama Lingkungan dari setiap sel dari trilyunan sel yang menyusun tubuh kita adalah cairan. Salah satu cairan yang ada adalah darah. Darah merupakan jaringan pengikat. Pada mamalia terdapat 6 liter darah atau 6-10% dari berat tubuh.

Darah merupakan cairan tubuh yang terdapat dalam jantung dan pembuluh darah. Beberapa cairan tubuh yang lain adalah cairan jaringan. Pengertian cairan jaringan adalah merupakan cairan tubuh yang terdapat dalam ruang antar sel. Cairan limfa, merupakan cairan tubuh yang terdapat di dalam pembuluh limfa dan organ limfakus. 

Darah yang tersebar dalam arteri berwarna merah muda, sedangkan darah yang terdapat dalam vena berwarna merah tua. Berat jenis darah bervariasi dari 1.054-1.060. sedangkan berat jenis plasma juga bervariasi, dari 1.024-1.028. viskositas darah adalah 3 sampai 5 kali viskositas air. 

 Darah terdiri dari dua bagian yaitu sel darah (butir-butir darah) dan cairan darah (Plasma darah). Sel-sel darah merupakan bagian darah yang mempunyai bentuk. Ada 3 macam sel darah yaitu eritrosit (sel darah merah), leokosit (sel darah puth), dan trombosit (keping- keping darah). 

Pembagian Leokosit ada 2 macam, yaitu granolosit (leokosit bergranula) dan agranolosit (leokosit tak bergranula). Granolosit meliputi neotrolif, eosinofil dan basofil. Agranolosit meliputi limfosit dan monosit. Sel-sel darah terdapat dalam plasma darah. 

Plasma darah merupakan bagian yang cair dari darah yang mempunyai atau terdiri dari air ( 91-92%), protein 8-9%, substansi lain selain protein seperti garam amonium urea, asam urat kreatinin, kreatin, asam amino, santin, dan hiposantin. Darah beredar dalam pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler. 

Trombosit atau disebut juga keping darah merupakan sel yang berbentuk agak bulat, tidak mengandung inti, tidak berwarna, berat jenisnya rendah dan berukuran kecil dengan diameter antara 1 sampai 4 mikron. Trombosit dibentuk dari sel induk yang disebut megakariosit yang banyak tardapat disumsum tulang, sedangkan penghancuran trombosit dilakukan di dalam limpa. Trombosit sangat berperan dalam proses pembekuan darah. 

Fungsi dari darah

Adapun fungsi darah antara lain yaitu : 

  1. 1) Merupakan alat pengangkut oxygen dan CO2 diantara alat-alat pernafasan 
  2. Pembentukan fibrin
  3. Mengangkut hormon
  4. Mengatur keseimbangan cairan-cairan antara darah dan cairan jaringan 
  5. Mengatur keseimbangan (pH) darah 
  6. Merupakan alat pertahanan tubuh 
  7. Pencegahan infeksi / penyakit. 
  8. Mengangkut air dan sari-sari makanan 
  9. Menyimpan makanan dalam bentuk sari-sari 

Apabila protein asing dari luar badan memasuki badan dan memasuki darah anti bodi biasanya terbentuk dalam jaringan lymphoid. Jikalau dosis sublebhal dari racun ular berbisa anda injeksikan kedalam tubuh burung merpati, plasma darahnya akan berisi antibodi yang sanggup menetralisir dosis yang lebih besar dari racun. Racun berfungsi sebagain antigen yang merangsang jaringan untuk menghasilkan antibodi dalam plasma darah. Bacteria dan organisme lain berfungsi sebagai antigen. Antibodi dapat tidak aktif pada beberapa virus, menetralkan racun bakteri dan menjadi pagositosis oleh perubahan pada permukaan mikrobia. Bersama-sama dengan plasma protein, disebut komplemen, beberapa organisme dapat terbunuh juga. 

Kesembuhan dari penyakit dapat menghasilkan antibodi yang sering disebut immunitas. Dengan menyuntikan vaccin yang sudah mati / organisme yang lemah atau anti-toxib / serum imun dari kuda / hewan lain maka binatang akan dapat imun dari penyakit tersebut. 

ALAT DAN BAHAN 

ALAT : Jarum French, Objek glas, Batang Korek, Stopwatch 

BAHAN : Darah Manusia, Alkohol 96% ,Tisu / Kapas 

PROSEDUR KERJ

1. Disiapkan alat dan bahan yang telah dibawa 

2. Dibersihkan jari tangan dengan alkohol 96% 

3. Ditusukkan jarum french pada jari sehingga mengakibatkan luka 

4. Dibuang tetesan darah yang pertama dan kedua karena biasanya kurang baik 

5. Diteteskan tetesan ke tiga ke kaca objek sebagai tetesan yang pertama 

6. Dan ditetesan berikutnya (tetesan ke empat) diteteskan juga pada kaca objek 

7. Dicatat waktu antara tetesan pertama dan kedua 

8. Dihitung memakai stopwatch ketika darah mulai keluar selang waktu 30 detik diangkat hingga terbentuk benang-benang fibrin 

9. Dicatat lama waktu terbentuknya benang fibrin 

 

Hasil dan Pembahasan (Pada praktikum kali ini untuk hasil Pembahasan di lakukan sambil diskusi langsung)

KESIMPULAN 

Setelah melakukan praktikum ini praktikan dapat memahami : 

1. Proses pembekuan darah. 

2. Dapat menghitung atau menentukan serta mengetahui lamanya atau waktu yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah yaitu waktu standarnya 2-6 menit. 

3. Dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi cepatnya pembekuan darah. 

4. Dapat mengetahui faktor-faktor yang memperlambat koagulasi 

5. Mengetahui fungsi dari darah

 

PERTANYAAN PASCA PRAKTIKUM PEMBEKUAN DARAH

1. tentukanlah pada konsentrasi Nacl yang mana sel darah yang tidak mengalami peubahan. Jelaskan mengapa demikian! 

Jawab: pada konsntrasi NaCl 0,9%, karena tekanan osmosi isis sel darah adalah sama dengan tekanan luar sel darah (larutan NaCl) yaitu 0,9% 

2. proses apakah yang menyebabkan darah membengkak pada larutan hipertonis dan mengkerut pada larutan hipotonis. Jelaskan mengapa demikian! 

Jawab : pada larutan hipertonis larutannya mempunyai tekanan osmosis lebih besar dari tekanan osmosa isi sel darah merah. Pada larutan hipotonis larutannya mempunyai tekanan osmosis lebih kecil daripada tekanan osmosa pada sel darah. 

DAFTAR PUSTAKA 

Sutarmi H. Siti. Biologi jilid 2. IPB : Bogor 

Dietor, delman H. 1992. Histologi veterinner. UI Press : Jakarta 

Wulangi S. Kartolo. 1993. Prinsip-prinsip fisiologo hewan. Jurusan biolobi. ITB: Bandung

Terimakasih telah berkunjung ke web pintu dunia dan telah membaca Laporan praktikum Waktu Koagulasi Darah, silahkan kontak admin untuk mendapatkan aneka artikel, makalah dan skripsi secara gratis. Semoga bermanfaat.